Logo Design by FlamingText.com

Senin, 09 September 2013

Program Data Recovery


Nama Kelompok:
                               Linda ariyanti (XII TKJ4/ 22)
                                Riyen Pangestining Swasdhi(XII TKJ4/33)
                                Rio Rianti(XII TKJ4/31 )
           
Apa itu Data Recovery?

Seperti namanya, pemulihan data adalah proses di mana perangkat lunak yang digunakan untuk mengambil data dapat diakses dari perangkat penyimpanan seperti hard drive, kartu memori, pen drive, dll Retrieval data mungkin harus dilakukan jika hard drive crash tiba-tiba, data secara otomatis dihapus karena virus, tidak sadar dihapus oleh Anda sendiri, atau file rusak. Tugas utama dari perangkat lunak pemulihan data adalah untuk memindai media penyimpanan untuk menemukan file yang hilang.
 
Bagaimana Data Recovery Software Bekerja?

Ketika sebuah file yang baru dibuat, lokasi dan rincian disimpan dalam Tabel Alokasi File (FAT) dan Tabel Master File (MFT). Ketika file akan dihapus, catatan dari FAT dan MFT juga akan dihapus, tetapi secara fisik hadir pada hard drive, kecuali sampah yang dikumpulkan oleh sistem. Perangkat lunak ini hanya melakukan pekerjaan mencari file-file ini.

Ini pengambilan data perangkat lunak yang bekerja, dengan ketentuan bahwa data pada media penyimpanan dihapus tetapi tidak ditimpa. Ketika kita menyimpan file, itu akan disimpan di beberapa ‘sektor’ dari media penyimpanan. Sebuah file yang dihapus adalah siap untuk ditimpa oleh data pengganti lain. Sektor-sektor di mana file ini disimpan ditandai sebagai ditulis oleh OS. Dalam kasus data baru disimpan pada sektor ini, data lama menjadi irrecoverable. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk berhenti menggunakan perangkat penyimpanan sesegera mungkin, sampai Anda scan dengan perangkat lunak dan memulihkan semua file yang hilang.



Kelebihan Data Recovery:
·      Data yang hilang dapat kembali.
·      Dapat mencari data yang sudah tidak dapat di-recover.
·      Dapat mencari data pada hard disk yang sudah di-format.

Kekurangan Data Recovery:
·      Jika tempat file hilang dan di ketahui orang maka file tersebut tidak dapat kembalikan lagi

Cara Menggunakan Recovery My Files :

Langkah pertma Buka Recovery My Files.

Selanjutnya Pilih Recover Drive-Next


Klik Drive Yang akan direcovery/ Dipulihkan Datanya-Klik Next


Ada dua alternative pilihan, tapi sebaiknya Pilih “Search for deleted files (Recommended)” – Klik Start


Tunggu sampai Proses Scanning selesai, lama scanning files tergantung besar kecilnya Drive sobat atau juga banyaknya files yang terhapus.


Setelah proses scanning selesai centang semua data yang muncul, lalu klik Save Files.


Pilih Browser untuk mencari tempat dimana data Recover akan disimpan. Klik Ok

Tunggu beberapa menit, data akan tersimpan. Selesai!!!









Nama Kelompok:
                               Linda ariyanti (XII TKJ4/ 22)
                                Riyen Pangestining Swasdhi(XII TKJ4/33)
                                Rio Rianti(XII TKJ4/31 )
           
Apa itu Data Recovery?

Seperti namanya, pemulihan data adalah proses di mana perangkat lunak yang digunakan untuk mengambil data dapat diakses dari perangkat penyimpanan seperti hard drive, kartu memori, pen drive, dll Retrieval data mungkin harus dilakukan jika hard drive crash tiba-tiba, data secara otomatis dihapus karena virus, tidak sadar dihapus oleh Anda sendiri, atau file rusak. Tugas utama dari perangkat lunak pemulihan data adalah untuk memindai media penyimpanan untuk menemukan file yang hilang.
 
Bagaimana Data Recovery Software Bekerja?

Ketika sebuah file yang baru dibuat, lokasi dan rincian disimpan dalam Tabel Alokasi File (FAT) dan Tabel Master File (MFT). Ketika file akan dihapus, catatan dari FAT dan MFT juga akan dihapus, tetapi secara fisik hadir pada hard drive, kecuali sampah yang dikumpulkan oleh sistem. Perangkat lunak ini hanya melakukan pekerjaan mencari file-file ini.

Ini pengambilan data perangkat lunak yang bekerja, dengan ketentuan bahwa data pada media penyimpanan dihapus tetapi tidak ditimpa. Ketika kita menyimpan file, itu akan disimpan di beberapa ‘sektor’ dari media penyimpanan. Sebuah file yang dihapus adalah siap untuk ditimpa oleh data pengganti lain. Sektor-sektor di mana file ini disimpan ditandai sebagai ditulis oleh OS. Dalam kasus data baru disimpan pada sektor ini, data lama menjadi irrecoverable. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk berhenti menggunakan perangkat penyimpanan sesegera mungkin, sampai Anda scan dengan perangkat lunak dan memulihkan semua file yang hilang.



Kelebihan Data Recovery:
·      Data yang hilang dapat kembali.
·      Dapat mencari data yang sudah tidak dapat di-recover.
·      Dapat mencari data pada hard disk yang sudah di-format.

Kekurangan Data Recovery:
·      Jika tempat file hilang dan di ketahui orang maka file tersebut tidak dapat kembalikan lagi

Cara Menggunakan Recovery My Files :

Langkah pertma Buka Recovery My Files.

Selanjutnya Pilih Recover Drive-Next


Klik Drive Yang akan direcovery/ Dipulihkan Datanya-Klik Next


Ada dua alternative pilihan, tapi sebaiknya Pilih “Search for deleted files (Recommended)” – Klik Start


Tunggu sampai Proses Scanning selesai, lama scanning files tergantung besar kecilnya Drive sobat atau juga banyaknya files yang terhapus.


Setelah proses scanning selesai centang semua data yang muncul, lalu klik Save Files.


Pilih Browser untuk mencari tempat dimana data Recover akan disimpan. Klik Ok

Tunggu beberapa menit, data akan tersimpan. Selesai!!!








Tidak ada komentar:

Posting Komentar